Tag: aqiqah

Pengertian Aqiqah, Hukum , Waktu Pelaksanaan dan Syarat Binatang Aqiqah

Pengertian Aqiqah, Hukum , Waktu Pelaksanaan dan Syarat Binatang Aqiqah

Di kehidupan orang kita kerap temui adat sepasaran bayi yang baru lahir. kelahiran seorang bayi ialah haparan orangtua, karena sering kita temui dalam orang telah bertahun- telah menikah tetapi belum dikarunia anak, anak ialah buah kesayangan belahan jantung seorang orangtua, patutlah jika orangtua harus mensyukuri atas kelahiran bayinya. Kelahiran seorang bayi ialah perjuangan yang mengagumkan untuk seoang ibu, ia ada pada status di antara hidup dan mati, karena itu ketika si bayi lahir karena itu ia disambut dengan penuh haru, dengan tangis kebahagiaan pada keluarganya. Salah satunya langkah mensykuri atas kelahiran si bayi ialah dengan mengakikahkan anaknya. Lantas apakah itu aqiqah ? berikut kami akan menerangkan dengan detail aqiqah itu.

1. Pengertian Aqiqah

Kata aqiqah datang dari bahasa arab maknanya pemotongan binatang dari kelahiran seorang anak di hari yang ke-7 . Aqiqah memiliki arti rambut yang tumbuh dikepala anak yang baru lahir.
Menurut istilah Islam Aqiqah ialah menyembeli binatang ternak terkait dengan kelahiran anak, sebagai bukti rasa sukur ke Allah swt., dengan persyaratan tertentu menurut syariat. Menurut sunnah Rasulullah saw., anak lelaki dua ekor kambing sedang bayi wanita disembelikan seekor kambing.

عَنْ عَائشة قالَتْ : اَمَرَنَا رَسُوْلُ الله صَلّى الله عَلَيْه وسلَم اَنْ نَعُقَ عَنِ الْغُللاَمِ بِشَا
تِيْنِ عَنِ الْجَا رِيَةْ شَا

Maknanya : ” Dari Aisyah, dia berbicara, “Rasulullah sudah memerintah kita supaya menyembeli aqiqah untuk seorang lelaki dua ekor kambing dan untuk seorang anak wanita seekor kambing”.

2. Hukum Aqiqah

Aqiqah menurut mayoritas ulama hukumnya sunnah muakkad untuk orangtua yang baru melahirkan anaknya. Di hari itu anak dinamakan yang bagus dan rambut kepalanya dicukur.Rasulullah saw., bersabda :

عَنْ سَمُرَةَ رَضِيَ الله عَنْهُ اَنَّ رَسُوْلُ الله صَلّى الله عَلَيْه وسلَم كُلُّ غُلَامٍ بِعَقيْقَتِهِ تُذْبَـــح يَوْمَ سَابِعِهِ وَيُخْلَقُ وَيُسَمَّى

Maknanya : ” Dari samura r.a., sebenarnya Rasulullah saw sudah bersabda, “Tiap anak yang baru lahir tergadai dan dibayar dengan aqiqah yakni disembeli aqiqah itu buatnya di hari ke-7 lalu dicukur dan dinamakan “.

3 Waktu Penerapan Aqiqah

Aqiqah ialah penymbelihan binatang sudi dengan kelahiran anak yang disyariatkan dikerjakan di hari ke-7 kelahiran anak, Jika hari ke-7 itu terlewati karena itu aqiqah itu dikerjakan di hari ke 14 (empat belas) atau di hari ke 21 (dua puluh satu) Sama seperti yang diterangkan dalam hadits.

عَنْ عَبْدِ الله بُرَيْدَةِ عَنْ اَبِيْهِ عَنِ النّبِي صَلّى الله عَلَيْه وسلَم اَنَّهُ قَالَ اَلْعَقِيْقةُ تُذْبِحُ لِسَبْعٍ ولِعَرْ بغ وَلإِحْدَى وَعِشْرِيْنَ

Maknanya : ” Dari Abdullah bin Buraidah dari ayah Nabi saw., sebenarnya Nabi sudah bersabda, “Aqiqah itu disembeli di hari ke tujuh, atau empat belas atau ke-2 puluh satu”.

4. Binatang Yang Dibolehkan Untuk Aqiqah

Binatang untuk aqiqah ialah dua ekor kambing untuk anak lelaki dan seekor kambing untuk anak wanita. Ketetapan persyaratan aqiqah sama dengan ketetapan persyaratan binatang qurban yaitu cukup usia dan terbebas dari cacat fisik.

5. Beberapa hal Yang Disunahkan Waktu Penerapan Aqiqah

  • Membaca Basmalah
  • Membaca Sholawat atas Nabi
  • Membaca takbir
  • Membaca Do’a

بِسْمِ اللهِ اَللَهُمَّ مِنْكَ وَاِلَيْكَ عَقِيْقةُ فُلَانْ…..بِنْ فَتَقَبَّلْ مِنّيْ

  • Disembeli sendiri oleh ayah dari anak dari yang di aqiqahinya
  • Daging aqiqah dibagi ke fakir miskin dan tetangga sesudah diolah
  • Di hari itu anak dicukur rambutnya dan dinamakan dan bersedekah seberat rambut bayi yang baru dicukur dengan nilai satu atau seperdua dirham. beberapa ulama memiliki pendapat jika sedekah itu seberat timbangan rambut bayi dengan nilai harga emas, seperti Rasulullah bersabda :

ِArtinya ” Dari Ali bin Abi Thalib dia berbicara, Rasulullah saw. sudah mengaqiqahkan hasan dengan satu ekor kambing, karena itu Nabi bersabda, “Hai fatimah, cukurlah rambutnya dan bersedekahlah dengan emas seberat timbangan rambutnya, kemudia Ali berbicara kembali fatimah selanjutnya mengangsungnya satu dirham atau 1/2 dirham”. HR.At-Turmudzi.

 

Inilah Syarat Kambing Untuk Aqiqah Sesuai Dengan Ketentuan

Inilah Syarat Kambing Untuk Aqiqah Sesuai Dengan Ketentuan

jasa aqiqah

Dengan lahirnya seorang bayi dimuka bumi menjadi sebuah kesenangan bagi keluarganya. Terutama bagi umat muslim, dengan lahirnya bayi maka menjadi sebuah keanugrahan bagi mereka. Dengan begitu umat muslim selalu merayakan bayi lahir dengan kegiatan aqiqah.

Pada umumnya aqiqah berarti memotong, dengan memotong rambut anak yang baru lahir. Sedangkan menurut istilah, aqiqah berate memotong hewan ternak seperti kambing atau domba pada hari ke-7 setelah bayi lahir sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT.

HUKUM AQIQAH

Hokum aqiqah adalah sunnah muakad, yang berarti sunnah yang harus diutamakan. Dengan begitu, apabila seorang muslim mampu melakukanya, maka sebaiknya melangsungkan aqiqah pada anaknya. Akan tetapi, jika seseorang masih belum mampu melaksanakanya, maka bisa meninggalkan atau menundanya.

Akan tetapi ada beberapa ulama mengatakan jika aqiqah pada anak itu bersifat wajib. Dan mereka berpatokan dengan hadist yang berbunyi

“ Anak-anak itu tergadai dengan aqiqahnya, disembelih hewan untuknya pada hari ke-7, dicukur rambut kepalanya dan diberi nama.”(HR.Ahmad)

Dengan begitu mereka berpendapat jika aqiqah itu wajib, karena anak tergadaikan dengan aqiqah. Akan tetapi pendapat ini dianggap oleh ulama lain sangat lemah dan ditolah oleh sebagian ulama besar.

WAKTU PELAKSANAAN AQIQAH

Waktu pelaksanaan aqiqah biasanya dilakukan pada hari ke-7 setelah bayi lahir. Akan tetapi banyak ulama juga berpendapat jika aqiqah juga bisa dilakukan pada hari ke-14 dan hari ke-21 setelah bayi lahir. Dengan syarat, saat hari ke-7 orang tua ada kendala atau tidak bisa melaksanakan aqiqah.

SYARAT HEWAN UNTUK AQIQAH

Syarat hewan untuk aqiqah sebenarnya sama dengan syarat hewan untuk berkurban. Dengan minimal umur 6 bulan dan tidak mempuyai cacat sama sekali. Akan tetapi hewan untuk aqiqah sedikit perbedaan yaitu tentang jumlah hewan yang akan dipotong.

Jumlah hewan untuk aqiqah juga berbeda antara bayi laki-laki dan bayi perempuan. Untuk bayi laki-laki sendiri menggunakan 2 ekor kambing atau domba untuk aqiqahnya. Sedangkan untuk bayi perempuan menggunakan 1 ekor kambing atau domba untuk aqiqahnya.

“Barangsiapa diantara kalian ingin menyembelih (kambing atau domba) karena kelahiran bayi maka hendaklah ia lakukan untuk laki-laki dua kambing dan untuk perempuan satu kambing.” (HR.Abu Dawud, Nasa’I, Ahmad)

Untuk syarat lainya adalah

  • Hewan harus sehat
  • Tidak ada cacat
  • Giginya lengkap
  • Sebaiknya menggunakan hewan berjenis laki-laki, karena lebih berisi
  • Bukan hewan curian
  • Umurnya tidak boleh kurang dari 6 bulang

PEMBAGIAN DAGING AQIQAH

Untuk pembagian daging aqiqah dan daging kurbang juga berbeda. Jika ibadah qurban, maka daging yang dibagikan dalam keaadan mentah atau belum dimasak sama sekali. Sedangkan, untuk daging aqiqah, dagingnya harus dalam keadaan matang dan siap untuk dimakan.

Pembagianya pun bisa kesiapa saja, akan tetapi kerabat dan tetangga harus diutamakan.

 

Demikianlah penjelasan mengenai pengertian aqiqah, syarat kambing aqiqah, dan cara pembagianya. Dengan ini kami berterimakasih, karena sudah mau membaca artikel kami. Semoga artikel ini bermanfaat dan dapat membantu anda.

Bagi Anda yang membutuhkan Jasa Aqiqah bisa mengunjungi www.aqiqahplus.com, banyak varian paket yang menarik dengan harga terjangkau. Aqiqah plus juga sudah tersedia di 20 kota di jawa tengah seperti Semarang, Salatiga, Kudus, dan lainya.